Datangi Kejari Madina, Mahasiswa Minta Kades Bintuas Segera Diperiksa

Datangi Kejari Madina, Mahasiswa Minta Kades Bintuas Segera Diperiksa

Panyabungan, Poindonews.com | Datangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Mandailing Natal (Madina), Perkumpulan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum desak Kejari Madina agar segera melakukan upaya hukum dengan memeriksa Kepala Desa (Kades) Bintuas, Kec. Natal terkait dugaan korupsi penggunaan Dana Desa Tahun 2023.

Alfi Suwendi, Ketua Perkumpulan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum, mengatakan kedatangan mereka ke Kejari Madina tersebut disambut oleh Kasi Intelijen Kejari Madina, Fatizaro Zai.

"Kedatangan kami bersama dengan kawan-kawan hari ini ke Kejari Madina dalam rangka mendesak agar Kejari segera melakukan upaya-upaya hukum seperti memanggil dan memeriksa Kepala Desa Bintuas. Hal itu sudah dilaporkan rekan-rekan sesama mahasiswa pada awal Juni lalu. Kedatangan kita ke Kejari Madina hari ini juga disambut baik oleh Kasi Intelijen." Ujar Alfi Suwendi.

Dikatakan Alfi, Kasi Intelijen Kejari Madina mengatakan laporan terkait dana desa Bintuas tersebut sudah didisposisikan ke Kasi Pidsus Kejari Madina yang dalam tupoksinya secara khusus menangani kasus-kasus pidana khusus seperti tindak pidana korupsi.

"Tadi kedatangan kami disambut Kasi Intelijen, Bapak Fatizaro Zai, beliau mengatakan bahwa laporan terhadap Kades Bintuas pada tanggal 6 Juni 2024 lalu yang sudah dijatuhkan ke Kejaksaan Mandailing Natal, telah didisposisikan oleh Bapak Kajari ke Kasi Pidsus. Hari ini posisi Kasi Pidsus kebetulan masih di Medan sedang melakukan sidang Tipikor. Dikatakan juga Kejari akan menindaklanjuti laporan tersebut." Sebut Alfi menyampaikan pernyataan Kasi Intelijen saat mereka temui di Kejari Madina, Kamis (4/7).

Alfi juga menyebutkan bahwa mereka akan terus mengawal kasus dugaan korupsi tersebut sampai selesai.

"Akan terus kita kawal, kita juga sudah berkoordinasi dengan rekan-rekan aktivis mahasiswa yang lain, baik di Madina ini maupun di tingkat wilayah di Medan. Kita tunggu momen yang tepat untuk menyatukan kekuatan dan pikiran dengan rekan-rekan yang lain. Kita juga telah berkoordinasi dengan perwakilan masyarakat Desa Bintuas, melihat semangat mereka, kami yakin perjuangan ini akan membuahkan hasil. Kami akan terus melawan kesewenang-wenangan terhadap kepentingan rakyat ini. Seperti kata pepatah, perlawanan ini akan terus bertumbuh. Patah tumbuh, hilang berganti. Mati satu tumbuh seribu." Sebut Alfi.