Makan di Restoran Cepat Saji Siswi-siswi SMP TEGA Istilahkan Makan dan Minum Anak Palestina

Makan di Restoran Cepat Saji Siswi-siswi SMP TEGA Istilahkan Makan dan Minum Anak Palestina
Rahmad Gustin, SE - Pembina DPW LMI Sumut

Medan,poindonews.com | Beredar video viral tentang konten siswi-siswi SMP yang sedang makan di restoran cepat saji. Dengan narasi bertendensi ejekan atas seruan MUI untuk boikot produk dari perusahaan-perusahaan yang mendukung agresi Israel terhadap Palestina. Tulang anak Palestina (sambil melumat tulang ayam), darah anak Palestina (sambil menjilat jari bekas saos), daging anak Palestina (sambil menunjuk daging ayam). Diketahui sepulang dari ibadat mereka mendatangi restoran cepat saji dan menikmati menu makanan sambil membuat konten video yang bersifat provokatif dan sarkasme tersebut.

Disaat seluruh dunia mengutuk kebengisan Israel dan menvonis pemerintahannya sebagai penjahat kemanusiaan. Seolah mereka diajarkan untuk acuh terhadap issue global yang menjadi keprihatinan dunia saat ini.

Beragam spekulasi muncul terhadap aksi anak-anak tersebut. Mulai dari kemungkinan doktrin yang mereka dapat dari hasil kontemplasi komunal religiusitas yang baru saja mereka resapi. Atau mungkin inilah wajah sejatinya nir-humanisme yang ada di pemahaman mereka. Dan bisa jadi keberanian (yang menjijikan) ini timbul atas kelemahan yang dialami umat Islam dalam merespon ketertindasan saudara-saudaranya yang dibantai habis-habisan di Palestina sana.

Ke- 2 poin diawal patutnya tidak terlalu menjadi konsern kita (Umat Islam) untuk disikapi secara berlebih, cukup mewanti aparat terkait untuk mengambil tindakan yang tegas dan terukur agar bisa menjadi efek jera bagi yang lain. Karena abai terhadap hal ini dapat berimplikasi pada ketertiban dan stabilitas umum.

Fokus kita harusnya pada titik lemah Umat Muhammad SAW yang tidak bisa berbuat apa-apa (substantif) terhadap tragedi kemanusiaan di Palestina. Ketiadaan instrumen (institusi) pelindung atas nasib Umat Islam di seluruh dunia. Absennya kepemimpinan tunggal yang absolut diakui oleh seluruh kaum muslimin di zaman ini. Efek dari semua ini adalah perpecahan, kelemahan dan kehinaan pada hampir setiap sendi kehidupan umat Islam.

Sudah seharusnya kita kembali hadirkan silabus pendidikan profetik beregenerasi nan epic dan kolosal yang sebelumnya telah teruji dan berhasil menghadirkan kepemimpinan heroik nan spiritualis. Hingga Islam dapat membelah awan hitam yang berabad-abad menyelimuti Eropa dengan kecerahan hadirnya Islam di Andalusia lewat tangan dingin Thariq bin Ziyad. Sehingga dengannya berhasil meruntuhkan angkuhnya tembok paganisme Konstantinopel oleh Panglima Muhammad Al Fatih.

Tidakkah kalian rindu akan manisnya dampak dari tegaknya syariah Allah SWT di bumi ini ?
Lupakah kalian bahwasanya peradaban dunia berhutang besar kepada Islam dalam berbagai kontribusi umat-umat terdahulu ?
Tidakkah kau lupa bahwa Islam pernah menguasai 2/3 dunia di zamannya ?

وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى الْاَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۖ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِيْنَهُمُ الَّذِى ارْتَضٰى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ اَمْنًاۗ يَعْبُدُوْنَنِيْ لَا يُشْرِكُوْنَ بِيْ شَيْـًٔاۗ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ

Allah telah menjanjikan kepada orang-orang beriman di antara kamu dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia Ridhoi. Dan Dia benar-benar mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka (tetap) menyembah-Ku dengan tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi barang siapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. (Q.S. An Nur : 55)